Bawondo.id – Kendari – Sebanyak 113 penyidik dan penyidik pembantu dari lingkungan Polda Sulawesi Tenggara mengikuti kegiatan Sertifikasi Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu yang berlangsung di Ballroom Claro Hotel Kendari, Rabu (15/7/2026). Peserta berasal dari Direktorat Reserse Narkoba, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), serta seluruh Satuan Reserse di jajaran Polres se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, guna melahirkan penyidik yang semakin profesional, berintegritas tinggi, dan mampu menjawab tantangan penanganan perkara hukum yang semakin kompleks.

Sertifikasi dibuka secara resmi oleh Penyidik Utama Tk. I Bareskrim Polri Irjen Pol. Agus Santoso, S.I.K., M.Si., yang juga bertindak sebagai tim pelaksana kegiatan. Turut hadir Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama Polda Sultra, sebagai wujud dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas personel fungsi reserse.

Pelaksanaan sertifikasi ini bertujuan memastikan setiap penyidik memiliki standar kemampuan yang terukur dalam melaksanakan proses penyelidikan hingga penyidikan tindak pidana. Diharapkan, peserta semakin menguasai kemampuan teknis, pemahaman hukum, serta prinsip integritas sehingga dapat menyelenggarakan penegakan hukum yang objektif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Sertifikasi kompetensi adalah upaya strategis Polri untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas personel penyidik. Melalui standar yang jelas ini, kita pastikan setiap penyidik bekerja dengan kemampuan teruji, memberikan kepastian hukum, menjunjung keadilan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri,” ujar Irjen Pol. Agus Santoso dalam sambutannya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polda Sultra dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul, sebagai bagian dari implementasi transformasi menuju Polri yang Presisi, sehingga kualitas pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Sulawesi Tenggara terus meningkat.
Sumber : @Birosdm Poldasultra
@Redaksi Bawondo


