
Bawondo.id – Jakarta – Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) IX APBMI Tahun 2026 di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Dalam acara yang berlangsung secara hikmat tersebut, H. Juswandi Kristanto kembali terpilih menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APBMI.
Terpilih nya H. Juswandi Kristanto mendapat tanggapan positif dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) APBMI Kabupaten Konawe Utara. DPC APBMI Konawe Utara menilai kepercayaan yang kembali diberikan kepada Juswandi Kristanto menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan organisasi, meningkatkan soliditas, serta mempererat sinergi antara pengurus tingkat pusat dan daerah.

Ketua DPC APBMI Konawe Utara, Alfian Tajudin, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali H. Juswandi Kristanto. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat melanjutkan program kerja organisasi sekaligus memperkuat peran APBMI dalam mendukung perkembangan usaha bongkar muat nasional.
Alfian menjelaskan keberlanjutan kepemimpinan di tingkat pusat diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi, membangun jalur komunikasi yang lebih efektif, dan mewujudkan kerja sama antar seluruh pengurus serta anggota APBMI di berbagai wilayah.
“Selamat atas terpilihnya kembali H. Juswandi Kristanto sebagai Ketua Umum DPP APBMI. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah organisasi, serta mampu membawa APBMI semakin maju, solid, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota,” ujar Alfian Tajudin.
Ia juga berharap kepengurusan DPP APBMI memberikan perhatian khusus pada penguatan peran pengurus daerah, termasuk pembangunan kemitraan dengan para pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan dan logistik nasional.
Sementara itu, Sekretaris DPC APBMI Konawe Utara sekaligus Anggota DPRD Konawe Utara, Muladis, S.IP., menyatakan momentum Munas IX APBMI Tahun 2026 seharusnya semakin mempererat kebersamaan seluruh jajaran organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
Menurut Muladis, kekompakan dan solidaritas merupakan modal utama membangun organisasi yang tangguh. Dengan komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan, APBMI dinilai mampu menghadapi beragam tantangan serta memperjuangkan kepentingan pelaku usaha bongkar muat secara profesional.
“Harapan kami, APBMI semakin kompak dan solid. Pengurus pusat dan daerah harus terus menjaga kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta saling mendukung dalam menjalankan program organisasi. Dengan persatuan yang kuat, APBMI akan semakin baik dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ungkap Muladis.
Ia menambahkan kekompakan organisasi bukan hanya menjaga hubungan antar pengurus, tetapi juga menjadi fondasi kemitraan yang sehat dengan seluruh pihak terkait kegiatan kepelabuhanan.

Penguatan Kemitraan dan Ekosistem Kepelabuhanan
Munas IX APBMI Tahun 2026 juga menjadi momentum strategis untuk membahas penguatan kerja sama antara APBMI dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), sejalan dengan tema kegiatan yang mengutamakan peningkatan kemitraan serta pembentukan ekosistem kepelabuhanan yang efisien dan berdaya saing.
Penguatan kemitraan tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi perusahaan bongkar muat, serta mendukung kelancaran arus pergerakan barang dan logistik nasional.
Bagi DPC APBMI Konawe Utara, hasil Munas IX tidak hanya memperkuat kepemimpinan tingkat pusat, tetapi juga mendorong peningkatan koordinasi, profesionalisme, dan kebersamaan di seluruh tingkatan kepengurusan.
Melalui kepemimpinan H. Juswandi Kristanto, DPC APBMI Konawe Utara berharap APBMI tetap solid menjalankan roda organisasi, memperkuat kemitraan strategis, dan berkontribusi terhadap kemajuan sektor usaha bongkar muat serta kepelabuhanan Indonesia.
Sumber : DPC APBMI Konawe Utara
#Redaksi Bawondo





