Bawondo.id – Jakarta – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi mengumumkan penemuan lukisan cadas (rock art) tertua di dunia yang berusia 67.800 tahun berlokasi di Leang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.
Sabtu,24/1/2026
Lukisan tersebut mematahkan rekor sebelumnya yang juga berada di Indonesia, yaitu lukisan di Leang Karampuang yang berusia 51.200 tahun, dan menempatkan Indonesia sebagai pusat perkembangan seni rupa tertua di bumi.
Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan signifikansi temuan bagi pemahaman peradaban awal Nusantara. “Ditemukannya seni cadas atau lukisan gua purba tertua di dunia berusia setidaknya 67.800 tahun di Leang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, merupakan tonggak bersejarah bagi bangsa dan dunia,” ujarnya.
Hasil penelitian ini telah terbit di jurnal ilmiah bergengsi Nature pada tanggal 22 Januari 2026, sebagai hasil kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Griffith University Australia. “Penelitian ini menjadi bukti penting yang memperkuat posisi Nusantara sebagai salah satu pusat peradaban awal manusia,” tambah Menteri Fadli Zon.
Menurutnya, temuan ini bukan sekadar angka usia, melainkan bukti nyata kecerdasan serta kemampuan leluhur Nusantara dalam mengekspresikan nilai-nilai budaya dan pandangan dunia mereka melalui karya seni.
Sumber : IG/Kementerian Kebudayaan RI
@Redaksi
